AJARKAN AKU SHALAT Oleh : Rima Aryandini Hangatnya mentari pagi seakan melambai ke segala penjuru, tak terkecuali para murid yang juga ikut merasakan keramahannya. Semua orang tentunya mempunyai kesegaran dan semangat yang melengkapi pagi hari, terkecuali dia. Rinda. Gadis urakan, dengan rambut yang kumal nampak tak pernah menyentuh sisir selama beberapa hari. Wajahnya yang cantik namun tak terlihat menarik karena kusam yang memenuhi seluruh permukaan wajah, tubuhnya tinggi semampai, tapi baju yang ia kenakan tak pernah terlihat pantas dan rapih. "Kamu gak mandi ya, Rin?" Ia menggeleng seraya menatap tihang bendera yang berdiri dengan tegap. "Uhmm ... " Yuni mempersempit lubang hidungnya dengan pijatan kedua jari. "Yuni! Kamu masuk!" Keduanya menoleh saat guru BK yang menghukum mereka melangkah ke arah lebih dekat. "Kok, hanya saya?" "Sudah, masuk!" wanita berjilbab segi empat itu menunjuk ruangan kelas yang se...
Kebon Sirih, 23 September 2018. Seperti biasa, jika sore hari tak makan, malam hari menanti kita untuk menikmati kepulan asap yang mengenyangkan isi perut. Nasi goreng belokan dekat masjid sepertinya mulai menjadi langganan hehe. Entahlah, hari ini begitu banyak kebahagiaan yang mengaduk-aduk perasaan. Bahkan sampai airmata ikut bercucuran saking bahagianya. Setelah menceritakan teman-teman kecilnya semasa SD yang menangis kehilangan pensil, padahal pensilnya ia selipkan di telinganya sendiri. Juga saat makan malam barusan melihat anak-anak yang bermain mibil-mobilan lalu menabrak motor pelanggan, layaknya hero Johnson yang sedang ulti hahahaha… Semoga, bahagia itu datang selalu. Sekecil apapun, walau tetap bersama akan selalu terasa indah. Hehe :) Good night, selamat malam senin. ...